Pengertian
Multimedia
Secara
etimologis multimedia berasal dari kata multi
(Bahasa Latin) yang berarti banyak, bermacam-macam, dan medium
(Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu. Multimedia adalah
media
yang menggabungkan dua unsur atau lebih media yang terdiri dari teks, grafis, audio, video dan
animasi secara terintegrasi (Gatot: 2010).
Lalu
bagaimana dengan istilah multimedia pembelajaran? Hooper (2002) menyebutkan bahwa multimedia sebagai media
presentasi berbeda dari multimedia sebagai media pembelajaran. Media presentasi
tidak menuntut pengguna berinteraktivitas secara aktif di dalamnya; sekalipun ada interaktivitas
maka interaktivitas tersebut adalah interaktivitas yang samar (covert). Media
pembelajaran melibatkan pengguna dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut proses
mental di dalam pembelajaran. Dari perspektif ini aktivitas mental spesifik
yang dibutuhkan di dalam terjadinya pembelajaran dapat dibangkitkan melalui
manipulasi peristiwa-peristiwa instruksional (instructional events) yang
sistematis. Di sini Hooper secara tegas menyatakan peran penting suatu desain
instruksional di dalam multimedia pembelajaran (educational multimedia). Dengan
demikian multimedia pembelajaran adalah paket multimedia interaktif di mana di
dalamnya terdapat langkah-langkah instruksional yang didisain untuk melibatkan
pengguna secara aktif di dalam proses pembelajaran.
2.1.1
Jenis
Multimedia
Multimedia
terbagi menjadi dua kategori, yaitu: multimedia linier dan multimedia interaktif.
a. Multimedia linier
adalah suatu multimedia yang tidak
dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh
pengguna. Multimedia ini berjalan sekuensial (berurutan), contohnya:
TV dan film.
b. Multimedia
interaktif
adalah suatu
multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat
dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa
yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia
interaktif adalah: multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game.
2.1.2
Element
Multimedia
Elemen multimedia terdiri
dari :
1.
Teks
Teks
merupakan bentuk media yang
paling
umum digunakan dalam menyajikan informasi, baik yang
menggunakan model baris
perintah ataupun
GUI. Teks dapat disajikan
dengan berbagai bentuk font
maupun
ukuran.
2.
Gambar / Grafis
Secara
umum, gambar atau grafis berarti
still image seperti foto. Manusia sangat
berorientasi pada penglihatan
( visual-oriented ), dan gambar merupakan sarana yang sangat baik
untuk menyajikan informasi.
Semua objek yang disajikan dalam
bentuk
gambar tidak mempunyai hubungan
langsung
dengan waktu. Atribut
dari gambar sendiri tergantung
terhadap
resolusi gambar dan kedalaman
bit gambar, dicontohkan
dalam perbandingan perbedaan
output antara web, loser printer dan high
end image tester. Hal tersebut tidak lepas dari pengaruh warna
seperti B/W, RGB dan CMYK.
3.
Suara
Fenomena
fisik yang dihasilkan oleh
getaran
benda, getaran suatu benda yang
berupa
sinyal analog dengan amplitude yang berubah secara kontinu
terhadap waktu. Penyajian
suara merupakan cara lain
untuk
memperjelas pengertian suatu
informasi.
Contohnya, narasi merupakan
kelengkapan
dari penjelasan yang dilihat
melalui
video. Suara dapat lebih menjelaskan
karakteristik suatu gambar, misalnya musik dan suara efek (sound effect) , maupun suara asli (real sound). Authoring software yang
digunakan
harus mempunyai kemampuan
untuk
mengontrol recording dan playback.
4.
Video
Video
adalah teknologi untuk menangkap,
merekam, memproses, mentransmisikan
dan menata ulang gambar bergerak.
Biasanya menggunakan film
seluloid,
sinyal elektronik, atau media digital. Video
sendiri sangat erat kaitannya
dengan
motion & sound, seperti pada video analog
dan video digital.
5.
Animasi
Animasi
dapat diartikan sebagai sebuah
objek
yang bergerak dinamis dan tidak statis. Objek dapat berupa teks maupun bentuk yang lainnya.
Bentuk-bentuk gerak animasi
sangat banyak jenisnya, dan tentu saja tidak dapat dihitung. Animasi adalah proses
penciptaan efek gerak
atau efek perubahan bentuk yang terjadi selama beberapa waktu. Animasi bisa
berupa gerak
sebuah objek dari tempat yang satu ke tempat yang lain, perubahaan warna, atau perubahan bentuk.
Penggunaan motion, shape
ataupun action button sebagai konsep animasi tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar